Pengamanan Informasi dan Kriptografi

Menambah khasanah bacaan kriptologi dan pengamanan informasi bagi masyarakat Indonesia

  • Arsip

  • April 2014
    S S R K J S M
    « Jan    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Blog Stats

    • 325,194 hits
  • Pengunjung

Melongok Lembaga Sandi nya Kanada (bagian dua)

Posted by hadiwibowo pada Januari 31, 2014

Gambar

Tahun depan (2015) Communications Security Establishment  Canada atau CSEC (Lembaga Sandi nya Kanada) akan mempunyai gedung baru seharga C$1 milyar sebagai markas besarnya. Semua agen CSEC, hacker, analis kriptografi, ahli bahasa, ahli elektronik dan orang-orang yang bekerja di CSEC akan berpindah menempati markas besar yang canggih yang mirip di film-film spionase modern.

Selama beberapa dekade, keberadaan CSEC dianggap rahasia. Warga Kanada mengenal agen mata-mata pada 1970-an melalui film, siaran TV dan majalah berita. Sampai pada tahun 2001 Parlemen mengeluarkan Undang-undang Anti-Terorisme yang menyertakan CSEC didalamnya.

Peristiwa serangan 11 September 2001 mengubah CSEC dari  hanya sebuah organisasi yang diciptakan untuk memecahkan kode sandi Komunis menjadi sebuah organisasi dengan kekuatan dan kemampuan yang sangat besar. Pada tahun 1999, anggaran CSEC hanya sekitar C$96,3 juta dengan personel sekitar 900 orang. Tahun 2013 anggaran tersebut menjadi C$460,9  juta dengan personelnya menjadi 2.124 orang.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, intelijen, jaringan, Kriptografi, Manajemen Keamanan Informasi, Organisasi, Pengamanan, Profesional | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Melongok Lembaga Sandi-nya Kanada (bagian pertama)

Posted by hadiwibowo pada Desember 5, 2013

Lambang CSEC

Lambang CSEC

Lembaga Sandi-nya Pemerintah Kanada dikenal dengan sebutan Communications Security Establishment  Canada atau disingkat CSEC atau CSE Canada. Institusi ini secara administratif berada dalam Kementerian Pertahanan dan bertanggung jawab kepada Menteri Pertahanan.

Lingkup tugas CSEC adalah melindungi dan menjaga keamanan informasi dan data elektronik Pemerintah dan warga Kanada dengan cara  melakukan perlindungan jaringan informasi elektronik dan komunikasi serta menangani intelijen sinyal asing (SIGINT: Signal Intelligent).

Sebagai salah satu bagian dari intelijen negara, CSEC menganalisis berbagai data, memecahkan kunci-kunci dan teka-teki yang paling kompleks serta berteknologi maju untuk melindungi dan mengamankan informasi. Mengumpulkan sinyal komunikasi asing, yaitu informasi pada infrastruktur informasi global, yang mencakup emisi elektronik, sistem komunikasi, sistem teknologi informasi dan jaringan serta data dan informasi teknis atau terkait dengan sistem tersebut. Termasuk e-mail dan text message dari smartphone.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, Dunia lain, intelijen, jaringan, Kriptografi, Organisasi, Pengamanan, Profesional | 4 Comments »

Mem-backup data-data digital

Posted by hadiwibowo pada September 20, 2013

Menjaga agar data/informasi tidak hilang merupakan salah satu tujuan keamanan informasi. O ya, pada dasarnya tujuan keamanan informasi adalah menjaga agar informasi sensitif tetap berada pada tangan yang tepat, tidak hilang dan/atau terduplikasi tanpa ijin.

Kehilangan informasi (yang dimaksud disini adalah informasi dalam bentuk digital) bisa melalui beberapa sebab, misalnya serangan virus, kerusakan harddisk, kerusakan program (program error), kesalahan sistem (system failures), kecerobohan pegawai, bencana alam (force majeure). Kehilangan data/informasi tersebut dapat mengakibatkan kerugian baik secara ekonomi ataupun keamanan. Pencegahan yang paling pas untuk mengatasi kehilangan data adalah dengan melakukan backup data.

Beberapa pakem dalam melakukan backup data yaitu:

1. lakukan backup data secara utuh setiap kali telah dilakukan perubahan terhadap data.

2. simpanlah data backup tersebut kedalam media penyimpanan lain diluar sistem (menggunakan harddisk external atau server terpisah).

3. gunakan aplikasi pelindung seperti aplikasi kripto atau password, bila data yang di-backup merupakan data sensitif (mengandung kerahasiaan atau bersifat pribadi)

Macam-macam media penyimpanan untuk data backup adalah:

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Alat-alat, Artikel, jaringan, Kriptografi, Manajemen Keamanan Informasi, Pengamanan, Tip | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

Rahasia Negara

Posted by hadiwibowo pada Desember 27, 2010

Dalam semangat keterbukaan sekarang ini, berbicara mengenai rahasia negara akan sedikit memancing emosional orang-orang tertentu. Karena dalam pandangan masyarakat umum/opini yang terbentuk adalah menihilkan rahasia negara atau bahwa rahasia negara adalah tidak perlu! Bahwa semua orang berhak atas semua informasi!

Peristiwa Cablegate, bocornya informasi kawat diplomatik Amerika Serikat oleh situs wikileaks, telah menunjukan bahwa bahkan di negara yang mengklaim/diklaim sebagai “negara bebas” pun ternyata tetap memberlakukan dan menyimpan rahasia negara dalam jumlah besar. Pembentukan opini yang menihilkan rahasia negara hanyalah agar negara-negara target/lawan tidak merahasiakan informasinya.

Tulisan ini hanyalah urun pendapat untuk tetap diingat bahwa Rancangan Undang-Undang Rahasia Negara (RUU RN) yang “masih terus digodok” tetap perlu dijadikan Undang-Undang (UU). Walaupun dalam UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) terdapat pasal informasi rahasia, pengaturan lebih khusus pada UU Rahasia Negara tetap diperlukan.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, intelijen, jaringan, Manajemen Keamanan Informasi, Organisasi, Pengamanan, Peraturan, Profesional | 3 Comments »

Contoh Kawat Rahasia Diplomatik Departemen Luar Negeri Amerika Serikat

Posted by hadiwibowo pada Desember 13, 2010

Rame-rame tentang Cablegate, istilah untuk kebocoran ratusan dokumen/kawat komunikasi diplomatik antara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dengan Perwakilannya di luar negeri, yang disebarkan oleh situs Wikileaks, harus menjadi pelajaran berharga bagi kita (lebih khusus: Pemerintah Indonesia) tentang berbagai hal yang berhubungan dan/atau menyertai dari status klasifikasi kerahasian sebuah dokumen/informasi.

Status klasifikasi kerahasian sebuah dokumen/informasi tidak hanya menyangkut dokumen/informasi itu secara berdiri sendiri. Status klasifikasi suatu dokumen/informasi, baik rahasia ataupun tidak, selalu berhubungan dengan: aturan; personil yang mengakses, membuat, menerima dan mengolah; cara penyimpanan, media fisik dimana informasi tersebut bergerak dari mulai dibuat didistribusikan hingga disimpan serta cara penggunaannya. Kesemua yang berhubungan dengan status klasifikasi dokumen/informasi tersebut akan menentukan tingkat keamanannya.

Dalam tulisan ini saya akan menampilkan contoh kawat rahasia diplomatik Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang saya kutip secara utuh dari Majalah Gatra edisi Desember 2010 tanpa saya komentari apalagi saya bandingkan dengan milik negara lain (supaya tidak menimbulkan ekses yang tidak diharapkan). Dan sayapun tidak memberikan opini benar/salah baik sebagian atau seluruhnya, penjelasan arti kode dalam kawat tersebut.

Contoh kawat rahasia ini dapat digunakan sebagai salah satu bahan pelajaran untuk dianalisis dan studi banding tentang bentuk-bentuk komunikasi diplomatik negara lain (tanpa harus pergi ke negara asalnya).

Kutip

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, intelijen, jaringan, Kriptografi, Manajemen Keamanan Informasi, Pengamanan | 4 Comments »

Pesan rahasia peringatan Hari Pendidikan Nasional

Posted by hadiwibowo pada Mei 3, 2010

Saat memperingati Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2010, para siswa Pramuka Siaga dan Penggalang Sekolah Dasar Percontohan BH09P mengadakan lomba mengarang syair bertemakan pendidikan dengan disertai teknik penulisan rahasia.

Para siswa secara berkelompok dengan antusias membuat bermacam-macam syair dengan berbagai teknik penyembunyian huruf. Pemenang terbaik adalah Grup Banteng Pramuka Penggalang dengan syair yang memerlukan utak-atik huruf berikut ini:

tejmc mjm cmtm tsm jmbma libmdmv.

lscs mjmbmf dizjibm ebas, xeztszom mjmbmf aialmkm.

aialmkm mjmbmf gsvs omzg tivlmec.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aplikasi, Kriptografi, Pemula, Permainan Pendidikan | 9 Comments »

Belajar dari hebohnya kasus pembobolan ATM

Posted by hadiwibowo pada Januari 27, 2010

ATM yang dimaksud disini adalah kependekan dari automatic teller machine atau di-Indonesia-kan menjadi anjungan tunai mandiri (ATM juga ya singkatannya hi hi maksa). Kasus pembobolan ATM yang saat ini sedang menjadi topik pemberitaan, merupakan salah satu lingkup pengamanan informasi.

Sebetulnya peristiwa semacam ini sudah sering terjadi sejak bertahun-tahun yang lalu dengan berbagai macam kasus dan besaran kerugian yang variatif. Namun karena sifat informasi dari suatu pembobolan/kelalaian keamanan merupakan informasi yang menyangkut kredibilitas dan kepercayaan dari klien/nasabah, maka informasi tentang hal tersebut sedapat mungkin akan ditutupi atau bahkan dihapus dari sejarah oleh para pihak terkait, seperi terbukti dari berita dibawah ini :

kutip

Informasi Kasus ATM Dibatasi

JAKARTA, KOMPAS.com, Rabu, 27 Januari – Pembobolan dana nasabah bank yang diduga kuat telah terjadi bertahun-tahun ke belakang diperkirakan telah meluas. Polisi masih menelusuri dugaan keterlibatan oknum perbankan. Namun, belakangan, kepolisian mulai membatasi pemberian informasi kepada media massa soal gambaran kasus tersebut.

”Karena itu, kami imbau korban melapor kepada polisi. Dulu, kan, hanya diupayakan diselesaikan dengan banknya saja,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang, Selasa (26/1/2010).

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Alat-alat, Aplikasi, Artikel, intelijen, Manajemen Keamanan Informasi, Pengamanan | 3 Comments »

Regulasi Penyadapan Informasi

Posted by hadiwibowo pada Desember 30, 2009

Penyadapan informasi termasuk salah satu kegiatan intelijen komunikasi. Yaitu suatu kegiatan merekam/mencuri dengar dengan/atau tanpa memasang alat/perangkat tambahan pada jaringan telekomunikasi untuk mendapatkan informasi baik secara diam-diam ataupun terang-terangan.

Agar tidak terjadi kesewenang-wenangan dan gangguan ketertiban, pemerintah harus mengatur kegiatan ini. Regulasi penyadapan informasi telah dimiliki oleh Pemerintah Indonesia yaitu Undang-Undang (UU) nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi, UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Peraturan Menteri nomor 01/P/M.KOMINFO/03/2008 tentang Perekaman Informasi untuk Kepentingan Pertahanan dan Keamanan Negara.

Pada prinsipnya, setiap orang dilarang melakukan kegiatan penyadapan atas informasi yang disalurkan melalui jaringan telekomunikasi dalam bentuk apapun seperti tertuang dalam UU no. 36 tahun 1999 pasal 40. Yang dimaksud oleh pasal ini adalah penyadapan yang tidak sah. Dalam pasal 30 UU no. 11 tahun 2008 ditambahkan dengan dilarang mengakses komputer dan/atau sistem elektronik milik orang lain untuk mencuri informasi/dokumen elektronik dengan cara apapun secara tanpa hak atau melawan hukum (kegiatan hacking dan cracking).

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, intelijen, Manajemen Keamanan Informasi, Peraturan | 5 Comments »

Tinta Rahasia

Posted by hadiwibowo pada Desember 12, 2009

Tinta (dalam berbagai bentuk) telah dikenal dan digunakan oleh bangsa Romawi sebagai alat tulis menulis sejak jaman dahulu, lebih kurang abad 3-4 M. Hingga jaman komputer saat ini, tinta tetap tidak bisa dilepaskan dari kegiatan manusia modern sebagai alat bantu untuk melakukan tulis menulis mulai dari kegiatan seni grafis, jurnalistik hingga percetakan.

Prinsip utama tinta adalah sebagai salah satu media penyampai informasi, tentunya dalam bentuk tertulis. Penyampaian informasi yang tepat dan aman sudah disadari dari jaman dahulu terutama untuk pengiriman informasi pribadi/rahasia. Berdasarkan kebutuhan itu maka timbulah gagasan untuk membuat tinta yang dapat menyembunyikan informasi rahasia. Melalui bahan-bahan tertentu dibuatlah suatu tinta yang saat dituliskan tidak dapat langsung dibaca. Untuk membacanya dibutuhkan tambahan bahan tertentu dan dengan proses tertentu pula.

Teknologi pembuatan tinta sangat beragam sejalan dengan perkembangan teknologi media “kertas” dan “pena” nya. Mulai dari tinta cair, tinta keras, tinta lunak, hingga tinta bubuk.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Alat-alat, Aplikasi, Artikel, intelijen, Kriptografi, Pemula, Pengamanan, Permainan Pendidikan | 4 Comments »

Telegram Rahasia di Hari Guru

Posted by hadiwibowo pada November 28, 2009

Memperingati Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November kemarin, siswa Pramuka Siaga dan Penggalang Sekolah Dasar BH09P melakukan kegiatan Perkemahan. Salah satu permainan yang dilakukan dalam kegiatan Pramuka tersebut adalah memecahkan kode/sandi rahasia. Permainan ini begitu menarik rasa ingin tahu para siswa, sehingga mereka sangat antusias dalam usaha menyelesaikan permainannya.

Telegram rahasia itu adalah :

48877 78811 05528 80232 55524 40442 77782 09992 66408 25508 33777 66444
55244 40005 52880 22885 52660 77772 52048 87778 80999 26640 44266 99920
63366 42527 77552 66077 77337 77788 28880 99926 64083 37778 88555 44477
77034 44044 25552 62660 22885 58811 00055 28806 33664 25277 75526 65588
02224 24446 26606 33664 27778 86644 44055 33444 44388 72660 32660 22242

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Aplikasi, Kriptografi, Pemula, Permainan Pendidikan | 12 Comments »

Kesadaran Keamanan Informasi dari Wapres Boediono

Posted by hadiwibowo pada Oktober 26, 2009

Implementasi kesadaran pengamanan informasi ternyata telah dilakukan sejak lama oleh Bapak Boediono yang sekarang menjabat sebagai Wakil Presiden RI.

Suatu langkah (lebih tepatnya lompatan) yang sangat berarti bila security awareness tersebut datang dari pucuk pimpinan negara dan diteladani oleh semua jajaran pejabat pemerintah. Dengan security awareness yang baik dari seluruh komponen pemerintah, kebocoran informasi penting yang berguna untuk memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia dapat diminimalkan.

Berikut saya kutipkan berita tentang security awareness Bapak Wapres Boedinono:

Kompas, Jum’at, 23 Oktober 2009

TATA KELOLA

Informasi Wakil Presiden Jangan Diperdagangkan

JAKARTA, KOMPAS — Wakil Presiden Boediono mengingatkan stafnya agar jangan sampai informasi atas keputusan yang telah dan akan diambil di Kantor Sekretariat Wakil Presiden bocor dan diperdagangkan. Apabila hal itu terjadi, negara dan rakyat tak hanya direpotkan, tetapi juga dirugikan.

Boediono menyampaikan hal itu saat memberikan pengarahan kepada pegawai dan pejabat eselon di Aula Istana Wapres, Jakarta, Kamis (22/10).

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, intelijen, Manajemen Keamanan Informasi, Organisasi, Pengamanan, Tokoh | 7 Comments »

Memata-matai Kartu Kredit

Posted by hadiwibowo pada Oktober 23, 2009

Mohon maaf judulnya mungkin kurang tepat. Yang saya ingin bagikan dalam tulisan ini adalah bagaimana tindakan kita untuk mengamankan setiap transaksi menggunakan kartu kredit sehingga tidak disalah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Mata-mata 1

Secara tidak sengaja saya melihat orang-orang yang bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit tidak menyadari bahwa tindakan cerobohnya dapat merugikan dirinya sendiri akibat penyalahgunaan kartu kreditnya.

Tengoklah tempat sampah disamping kasir toko atau samping ATM (automated teller machine) akan ditemukan kertas-kertas struk belanjaan atau konfirmasi transaksi. Kita bisa mendapatkan informasi kartu kredit dari struk yang dibuang itu.

Simaklah struk bekas belanja dengan menggunakan alat bayar kartu kredit. Disana tertera nama bank dan jenis kartu kreditnya (misalnya visa, mastercard atau amex atau lainnya), nama pemilik kartu kredit dan reference yang menunjuk ke nomor kartu kredit. Jenis kartu pun, apakah itu kartu debit atau kredit tertera dengan jelas.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Alat-alat, Aplikasi, Artikel, intelijen, jaringan, Pemula, Pengamanan, Tip | 12 Comments »

Artikel Penyadapan di Jawa Pos (bagian dua)

Posted by hadiwibowo pada September 23, 2009

Ini adalah artikel hasil kreasi wartawan Jawa Pos yang mewawancarai saya, sambungan artikel sebelumnya 

kutip

Jawa Pos – Senin, 14 Juli 2008

Menelisik Liku-Liku Aksi Penyadapan dan Ilmu Kriptografi (2-Habis)

Beraksi ala Bond hingga Kuasai Teknologi Canggih

Aksi penyadapan dilakukan dengan motif beragam. Di antaranya, ekonomi, politik, ilmu pengetahuan, dan perdagangan. Karena itu, para agen atau sandiman (ahli sandi/pejabat sandi) harus mengenyam pendidikan khusus dan menguasai bidang teknologi.

RIDLWAN HABIB, Jakarta

Bagi agen intelijen atau sandiman, tantangan untuk mengamankan informasi pada era sekarang semakin berat. Sebab, alat-alat yang digunakan untuk menyadap informasi juga makin canggih. ”Baru-baru ini saya ditawari alat-alat penyadapan oleh sebuah perusahaan di Italia, bentuknya bermacam-macam,” jelas ahli ilmu kriptografi (persandian) Hadiwibowo kepada Jawa Pos dalam wawancara melalui surat elektronik.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, intelijen, Kriptografi, Organisasi, Pemula, Pengamanan, Peraturan, Profesional | 3 Comments »

Artikel Penyadapan di Jawa Pos (bagian satu)

Posted by hadiwibowo pada September 22, 2009

Ini adalah artikel hasil kreasi wartawan Jawa Pos yang mewawancarai saya. Dimuat tanggal 13 Juli 2008, mohon maaf baru sekarang saya taruh di blog karena berbagai alasan teknis.-antz- 

kutip

Jawa Pos – Minggu, 13 Juli 2008

Menelisik Liku-Liku Aksi Penyadapan dan Ilmu Kriptografi (1)

Tidak Perlu Alat Canggih, Gandeng Operator Telepon

Satu demi satu KPK berhasil membongkar kedok tersangka koruptor via rekaman pembicaraan telepon. Bukti rekaman yang diperoleh dari aksi penyadapan itu membuat tersangka tidak bisa mengelak di pengadilan. Inilah sekilas rahasia penyadapan yang dilakukan KPK.

RIDLWAN HABIB, Jakarta

Dunia sadap-menyadap identik dengan kerahasiaan tinggi. Mencari narasumber resmi yang bersedia menjelaskan secara detail tentang ilmu itu juga sangat sulit. “Sebenarnya ada banyak ahli, tapi mereka memang bergerak secara tertutup, tenggelam dalam pekerjaannya. Sebab, motto intelijen itu berani tidak dikenal,” ujar ahli ilmu kriptografi (persandian) Sugianto Hadiwibowo kepada Jawa Pos dalam wawancara melalui surat elektronik kemarin.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, intelijen, Kriptografi, Organisasi, Pemula, Pengamanan, Peraturan, Profesional | 3 Comments »

Wawancara dengan Jawa Pos

Posted by hadiwibowo pada September 21, 2009

Wawancara ini dilakukan melalui e-mail pada bulan Juli 2008. Mohon maaf baru saya tampilkan sekarang karena ada alasan teknis. Mudah-mudahan bukan informasi yang basi. -antz-

kutip

Perkenalkan saya Iwan, wartawan Jawa Pos yang biasa meliput di lingkungan Polhukam (Mabes TNI, Dephan dan Depdagri) di Jakarta.
Untuk edisi akhir pekan ini (antara 11-13 Juli), kami berencana memuat feature tentang kriptografi/persandian, seluk beluk penyadapan dan sistem pengamanan informasi di Indonesia dalam bahasa sederhana bagi publik yang masih awam.

Rencananya, tulisan itu akan dimuat di halaman 1 Jawa Pos dan groupnya (102 koran tersebar dari harian Rakyat Aceh di NAD sampai Cendrawasih Pos di Papua).
Jawa Pos sangat berterimakasih jika pak Hadi berkenan sebagai narasumber kami.

Berikut daftar pertanyaan redaksi :

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel, intelijen, Kriptografi, Organisasi, Pemula, Pengamanan, Peraturan, Profesional | Leave a Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.