Pengamanan Informasi dan Kriptografi

Menambah khasanah bacaan kriptologi dan pengamanan informasi bagi masyarakat Indonesia

  • Card Recovery Professional

    Recover Lost Or Deleted Files In 3 Steps. 100% Risk Free! Support All Camera Memory Card, Such As Sd Card, Xd Card, Cf Card, Etc. Support All Camera Brands And Almost All Raw File Formats.

  • Instant Wordpess Theme To Match Your Existing Website Design!

    World's First Automatic And Online HTML To Wordpress Converter. Theme Matcher Uses A Regular Site To Instantly And Effortlessly Create A Matchcing Wordpress Theme.

  • Laptop Repair Made Easy

    Laptop Repair Made Easy Is A Complete High Definition Video Series On How To Repair Laptops For Fun Or Profit. Laptop Repair Is A Huge Multi-billion Industry & That Means Lot Of $$$ For You

  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya

  • Arsip

  • Oktober 2017
    S S R K J S M
    « Sep    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • Blog Stats

    • 421,513 hits
  • Pengunjung

Artikel Penyadapan di Jawa Pos (bagian dua)

Posted by hadiwibowo pada September 23, 2009

Ini adalah artikel hasil kreasi wartawan Jawa Pos yang mewawancarai saya, sambungan artikel sebelumnya 

kutip

Jawa Pos – Senin, 14 Juli 2008

Menelisik Liku-Liku Aksi Penyadapan dan Ilmu Kriptografi (2-Habis)

Beraksi ala Bond hingga Kuasai Teknologi Canggih

Aksi penyadapan dilakukan dengan motif beragam. Di antaranya, ekonomi, politik, ilmu pengetahuan, dan perdagangan. Karena itu, para agen atau sandiman (ahli sandi/pejabat sandi) harus mengenyam pendidikan khusus dan menguasai bidang teknologi.

RIDLWAN HABIB, Jakarta

Bagi agen intelijen atau sandiman, tantangan untuk mengamankan informasi pada era sekarang semakin berat. Sebab, alat-alat yang digunakan untuk menyadap informasi juga makin canggih. ”Baru-baru ini saya ditawari alat-alat penyadapan oleh sebuah perusahaan di Italia, bentuknya bermacam-macam,” jelas ahli ilmu kriptografi (persandian) Hadiwibowo kepada Jawa Pos dalam wawancara melalui surat elektronik.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Artikel, intelijen, Kriptografi, Organisasi, Pemula, Pengamanan, Peraturan, Profesional | 3 Comments »

Artikel Penyadapan di Jawa Pos (bagian satu)

Posted by hadiwibowo pada September 22, 2009

Ini adalah artikel hasil kreasi wartawan Jawa Pos yang mewawancarai saya. Dimuat tanggal 13 Juli 2008, mohon maaf baru sekarang saya taruh di blog karena berbagai alasan teknis.-antz- 

kutip

Jawa Pos – Minggu, 13 Juli 2008

Menelisik Liku-Liku Aksi Penyadapan dan Ilmu Kriptografi (1)

Tidak Perlu Alat Canggih, Gandeng Operator Telepon

Satu demi satu KPK berhasil membongkar kedok tersangka koruptor via rekaman pembicaraan telepon. Bukti rekaman yang diperoleh dari aksi penyadapan itu membuat tersangka tidak bisa mengelak di pengadilan. Inilah sekilas rahasia penyadapan yang dilakukan KPK.

RIDLWAN HABIB, Jakarta

Dunia sadap-menyadap identik dengan kerahasiaan tinggi. Mencari narasumber resmi yang bersedia menjelaskan secara detail tentang ilmu itu juga sangat sulit. “Sebenarnya ada banyak ahli, tapi mereka memang bergerak secara tertutup, tenggelam dalam pekerjaannya. Sebab, motto intelijen itu berani tidak dikenal,” ujar ahli ilmu kriptografi (persandian) Sugianto Hadiwibowo kepada Jawa Pos dalam wawancara melalui surat elektronik kemarin.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, intelijen, Kriptografi, Organisasi, Pemula, Pengamanan, Peraturan, Profesional | 3 Comments »

Wawancara dengan Jawa Pos

Posted by hadiwibowo pada September 21, 2009

Wawancara ini dilakukan melalui e-mail pada bulan Juli 2008. Mohon maaf baru saya tampilkan sekarang karena ada alasan teknis. Mudah-mudahan bukan informasi yang basi. -antz-

kutip

Perkenalkan saya Iwan, wartawan Jawa Pos yang biasa meliput di lingkungan Polhukam (Mabes TNI, Dephan dan Depdagri) di Jakarta.
Untuk edisi akhir pekan ini (antara 11-13 Juli), kami berencana memuat feature tentang kriptografi/persandian, seluk beluk penyadapan dan sistem pengamanan informasi di Indonesia dalam bahasa sederhana bagi publik yang masih awam.

Rencananya, tulisan itu akan dimuat di halaman 1 Jawa Pos dan groupnya (102 koran tersebar dari harian Rakyat Aceh di NAD sampai Cendrawasih Pos di Papua).
Jawa Pos sangat berterimakasih jika pak Hadi berkenan sebagai narasumber kami.

Berikut daftar pertanyaan redaksi :

Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, intelijen, Kriptografi, Organisasi, Pemula, Pengamanan, Peraturan, Profesional | Leave a Comment »

Lambang Persandian Indonesia

Posted by hadiwibowo pada September 10, 2009

Lambang Persandian Indonesia

Lambang Persandian Indonesia

Lambang Persandian Indonesia bergambar bulu angsa putih dan cabe rawit merah di atas bola dunia yang disertai pita bertuliskan “Sthana Paroksharta Bhakti

Arti dari lambang tersebut :

Baca entri selengkapnya »

Posted in Kriptografi, Organisasi, Pengamanan, Profesional | 12 Comments »

100 malware yang mempengaruhi jagad maya Indonesia

Posted by hadiwibowo pada Juli 6, 2009

Malware atau malicious software atau software/perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup dan merusak sistem/jaringan komputer semakin hari semakin banyak saja. Bentuk malware pun semakin beragam, ada virus, botnet, adware, trojan, phising dan worm, termasuk juga hacker tools.

Berikut ini adalah daftar 100 malware yang termasuk ganas yang beredar di Indonesia periode 18 Juni 2009-25 Juni 2009. Daftar ini berdasarkan data yang dikumpulkan oleh produk antivirus Kaspersky Lab versi 2009 dengan urutan berdasarkan persentase kemunculan yang terdeteksi. Dengan mengetahui nama-nama malware yang mempengaruhi jagad maya Indonesia ini, diharapkan kita dapat merancang strategi pengamanan yang tepat untuk mencegah malware tersebut merusak sistem komputer kita.

1. Net-Worm.Win32.Kido.ih  ( 41.9714%)

2. Exploit.Win32.SqlShell.a  (9.7527%)

3. HEUR:Trojan.Win32.Generic  (7.6628%)

Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, Manajemen Keamanan Informasi, Pengamanan | 4 Comments »

Ajang gaul yang berpotensi menjadi ancaman

Posted by hadiwibowo pada Juni 17, 2009

Seperti yang telah diulas disini, tak disangkal lagi, ajang gaul terpopuler saat ini adalah facebook, mengalahkan rivalnya friendster yang lebih dulu lahir. Tidak hanya digemari oleh orang-orang yang telah terbiasa dengan internet, tetapi juga para remaja, ibu rumah tangga, politisi, bahkan anak-anak.  Banyak facebookers (istilah untuk orang-orang yang berinteraksi dengan facebook) yang menampilkan informasi data pribadi secara lengkap dengan tujuan agar profile-nya terlihat “mantab” dimata facebooker lain.

Jarang disadari bahwa dengan menampilkan profile asli secara lengkap dan detail dapat menjadi ancaman yang dapat merugikan pemilik data melalui penyalahgunaan data/informasi pribadi. Sebagai contoh bila seseorang mengetahui informasi mengenai nama lengkap, tanggal lahir, alamat, nama orang tua, nomor ponsel dan nomor telepon rumah, seseorang itu dapat saja melakukan tindak kejahatan di internet dengan nama orang lain seperti penipuan, pemerasan, pembelian barang, mencoba-coba membobol kartu kredit, rekening bank atau sekedar melakukan gangguan (bullying). Bahkan dapat berlanjut hingga perampokan, perkosaan atau pembunuhan di dunia nyata.

Untuk meminilalisir ancaman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berinteraksi melalui facebook atau situs jaringan pertemanan lainnya, diantaranya adalah :

Baca entri selengkapnya »

Posted in Aplikasi, Artikel, jaringan, Manajemen Keamanan Informasi, Pemula, Pengamanan, Peraturan, Tip | 8 Comments »

Prinsip dasar bagi pembuatan kebijakan Keamanan Informasi

Posted by hadiwibowo pada Mei 12, 2009

Dalam mengelola aset informasi sebuah organisasi, para Manajer Teknologi Informasi (TI) atau Chief Information Officer (CIO) membutuhkan kebijakan keamanan informasi, yang memberikan pedoman mengenai prosedur, aturan dan hal-hal lain yang berhubungan dengan pengelolaan informasi.

Berikut ini adalah prinsip-prinsip dasar yang dapat digunakan sebagai panduan bagi pengambilan keputusan untuk membuat kebijakan, prosedur dan aturan lain yang berhubungan dengan keamanan informasi :

1. Kebijakan keamanan informasi harus sejalan dengan visi dan misi organisasi.

Upaya pengamanan informasi ditujukan untuk melindungi aset organisasi yang berharga seperti data/informasi, software maupun hardware. Upaya ini secara langsung maupun tidak langsung  dapat memberikan dampak pada citra, reputasi dan bonafiditas organisasi. Namun terkadang beberapa upaya pengamanan informasi dapat menghambat laju gerak organisasi. Hal ini terjadi bila kebijakan, teknologi, aturan dan prosedur yang diterapkan tidak tepat dan sulit dilaksanakan. Agar informasi yang dikelola dapat membantu laju gerak dan mempercepat tercapainya tujuan organisasi, sebuah upaya pengamanan informasi perlu menyelaraskan diri dengan visi dan misi organisasi.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, Manajemen Keamanan Informasi, Organisasi, Pengamanan, Peraturan | 1 Comment »

Apakah Persandian itu ?

Posted by hadiwibowo pada April 11, 2009

Secara tidak sengaja saya menemukan buku Jelajah Kriptologi di meja kawan saya. Dalam buku itu dijabarkan arti persandian yang selama ini dianut di komunitas persandian di Indonesia.

 

Penasaran setelah sekian lama mencari apa perbedaan makna dibalik kata persandian (di Indonesia) dengan kata kriptografi (secara umum), seperti terlihat dalam komentar di artikel ini, akhirnya ketemu juga. Sehingga tulisan ini melengkapi artikel “apa itu kriptografi” yang sebelumnya.

 

Buku JELAJAH KRIPTOLOGI ditulis oleh orang-orang yang berkecimpung dalam dunia persandian bahkan semuanya setidaknya pernah menjadi karyawan di Lembaga Sandi Negara. Sehingga apa yang dituliskan dalam buku itu valid dan sah digunakan dalam komunitas persandian di Indonesia.

 

Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, intelijen, Kriptografi, Pemula | 8 Comments »

Standar Sistem Manajemen Keamanan Informasi – ISO 17799

Posted by hadiwibowo pada Februari 3, 2009

Keamanan data/informasi elektronik menjadi hal yang sangat penting bagi perusahaan yang menggunakan fasilitas TI dan menempatkannya sebagai infrastruktur penting. Sebab data/informasi adalah aset bagi perusahaan tersebut.

Keamanan data/informasi secara langsung maupun tidak langsung dapat mempertahankan kelangsungan bisnis, mengurangi resiko, mengoptimalkan return of investment dan bahkan memberikan peluang bisnis semakin besar. Semakin banyak informasi perusahaan yang disimpan, dikelola dan digunakan secara bersama, akan semakin besar pula resiko terjadinya kerusakan, kehilangan atau tereksposnya data/informasi ke pihak lain yang tidak berhak.

Ancaman dan resiko yang ditimbulkan akibat kegiatan pengelolaan dan pemeliharaan data/informasi menjadi alasan disusunnya standar sistem manajemen keamanan informasi yang salah satunya adalah ISO 17799.

Penyusunan standar ini berawal pada tahun 1995, dimana sekelompok perusahaan besar seperti Board of Certification, British Telecom, Marks & Spencer, Midland Bank, Nationwide Building Society, Shell dan Unilever bekerja sama untuk membuat suatu standar yang dinamakan British Standard 7799 (BS 7799).

Baca entri selengkapnya »

Posted in Manajemen Keamanan Informasi, Organisasi, Pengamanan, Peraturan | 13 Comments »

Riwayat pendidikan sandi di Indonesia

Posted by hadiwibowo pada Desember 11, 2008

Persandian secara resmi masuk sebagai institusi Pemerintah RI mulai tanggal 4 April 1946 sebagai Dinas Kode pada Kementerian Pertahanan RI. Saat itu ilmu persandian para personil sandi Indonesia masih sangat sederhana. Penyampaian ilmu persandian diantara para personil sandi Indonesia tersebut pun masih berupa dari mulut ke mulut dalam diskusi-diskusi diantara mereka.

Dalam masa-masa awal pembentukan persandian di Indonesia, pemenuhan kebutuhan personil sandi menjadi prioritas yang harus dilakukan. Para perintis persandian di Indonesia tersebut kemudian membuat sebuah metode tertentu yang digunakan untuk mendidik para calon tenaga sandi. Karena keterbatasan pengetahuan pada saat itu dan kebutuhan yang mendesak maka pelatihan dilakukan secara magang.

Pada bulan September 1949, institusi persandian Indonesia berubah satus dari “Dinas Kode” menjadi “Djawatan Sandi”. Perubahan status institusi ini diikuti pula dengan perubahan metode pendidikan sandi menjadi lebih sistematis dan memiliki kurikulum. Jenjang pendidikan yang dibentuk saat itu adalah Pendidikan Sandiman dan Pendidikan Juru Sandi.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Aplikasi, Artikel, intelijen, jaringan, Kriptografi, Organisasi, Pemula, Pengamanan, Profesional | 3 Comments »

Jangan percaya internet

Posted by hadiwibowo pada November 30, 2008

Perkembangan internet telah membuat “informasi” diproduksi dengan jumlah yang tidak terbayangkan sebelumnya. Setiap pengguna internet berpotensi “membuat informasi” yang dapat/akan di up-load ke dunia maya dan dinikmati oleh pengguna internet lainnya.

Jumlah informasi yang sangat banyak tersebut, sebagian besarnya tidak akurat, beberapa malah bersifat menyesatkan (hoax). Seandainya pun informasi tersebut seperti dari sebuah badan resmi, tetap saja informasi itu masih patut untuk “dipertanyakan lebih jauh”.

Seseorang katakanlah membuat sebuah cerita khayalan, kemudian dikirim ke sebuah milis, kemudian diantara anggota milis itu ada yang mem-forward cerita itu ke milis lainnya dan seterusnya. Sehingga semakin lama cerita itu tersebar dan menjadi perbincangan banyak orang. Semakin lama cerita itu menjadi seperti nyata. Bahkan akhirnya dianggap sebuah kisah nyata.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, intelijen, Pemula, Pengamanan | 4 Comments »

Penerapan IDPS

Posted by hadiwibowo pada November 18, 2008

Dalam postingan terdahulu mengenai IDPS – intrusion detection and prevention system (Sistem Pendeteksi dan Pencegah Gangguan) telah dijelaskan pentingnya menerapkan IDPS dalam sistem jaringan organisasi. Bagaimana bentuk IDPS itu ?

 

IDPS terdiri dari beberapa bagian komponen yang fungsinya berbeda-beda yaitu :

 

– Sensor atau agen : merupakan bagian dari sistem yang berfungsi untuk memonitor dan menganalisa lalulintas data.

 

– Server manajemen : berfungsi untuk mengatur sensor dan juga menerima informasi. Beberapa server dapat menganalisa informasi yang diperoleh dari beberapa sensor. Analisa korelasi dilakukan dengan mengumpulkan informasi-informasi tersebut.

 

– Server database : berfungsi untuk menyimpan seluruh data yang berasal dari sensor maupun server manajemen.

 

Baca entri selengkapnya »

Posted in Alat-alat, Aplikasi, Artikel, jaringan, Manajemen Keamanan Informasi, Organisasi, Pengamanan, Profesional | 2 Comments »

Waspadai Insider Threat

Posted by hadiwibowo pada November 11, 2008

Para profesional keamanan informasi di berbagai organisasi telah berupaya dengan sekuat tenaga untuk melakukan pengamanan data-data dan informasi penting yang dimiliki organisasinya. pengamankan jaringan komputer telah diterapkan, penyandian data telah dilaksanakan, updating software pengamanan telah dilakukan, namun tiba-tiba informasi penting yang masih rahasia mencuat di berbagai mass media.

 

Seseorang telah membocorkannya kepada pers ! Seseorang itu ternyata orang penting dalam organisasi.

 

Dalam banyak kasus, kebocoran informasi yang terjadi akibat pencurian data/informasi atau penyadapan atau usaha pembongkaran sistem sandi, lebih sedikit dibandingkan yang diakibatkan oleh faktor personil, terutama personil dari dalam organisasi sendiri.

 

Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, Manajemen Keamanan Informasi, Organisasi, Pengamanan, Profesional | 1 Comment »

Klasifikasi informasi

Posted by hadiwibowo pada Agustus 5, 2008

Saat ini, dimana informasi telah menjadi aset penting yang menentukan ketangguhan sebuah organisasi, pengamanan informasi menjadi lebih diperlukan dari sebelumnya.

Tetapi banyak manager perusahaan/organisasi berfikir bahwa penerapan keamanan pada informasinya menguras sumber daya dan tidak memberikan jaminan keamanan yang diinginkan. Sehingga memberikan kesimpulan bahwa biaya keamanan yang diberikan tidak sebanding dengan keuntungan yang diperoleh organisasi.

Bisa jadi yang dilakukannya adalah memberikan pengamanan informasi secara sama rata atau tidak tepat terhadap aset informasi yang dimiliki. Sehingga mengakibatkan biaya yang dikeluarkan menjadi tidak efisien dan tidak sebanding dengan nilai informasi itu sendiri.

Dalam kenyataannya tidak semua informasi mempunyai nilai guna yang sama, atau memiliki risiko yang sama, mekanisme perlindungan dan proses recovery-nya atau lainnya pun, pasti berbeda. Sehingga agar menjadi efisien, informasi sebagai aset organisasi harus diberikan klasifikasi berdasarkan risiko, nilai guna data, atau kriteria lainnya yang ditentukan dalam organisasi.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Aplikasi, Artikel, Manajemen Keamanan Informasi, Pengamanan | 5 Comments »

Serangan Terhadap Kriptografi

Posted by hadiwibowo pada Juli 28, 2008

Serangan terhadap kriptografi pada dasarnya adalah memecahkan (membongkar keamanan) algoritma kriptografi, yang selanjutnya digunakan untuk usaha mengupas data tersandi tanpa mengetahui/menggunakan kunci. Kegiatan ini (memecahkan algoritma kriptografi) adalah bagian dari kriptanalisis, yaitu ilmu/seni memecahkan data tersandi. Kripanalisis dan kriptografi merupakan sebuah cabang ilmu pengetahuan yang disebut kriptologi. 

Data yang digunakan untuk menyerang sistem kriptografi dapat diurutkan seperti berikut :

1. Hanya diketahui chipertext (teks sandi).

2. Plaintext (teks asli) dan corresponding chipertext diketahui.

3. Plaintext terpilih dan corresponding chipertext.

4. Chipertext terpilih dan corresponding plaintext. 

Metode serangan  

Terdapat beberapa metode melakukan serangan kriptografi yang pada dasarnya berupa metode yang berbasiskan plaintext dan metode yang berbasiskan ciphertext. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, Kriptografi, Pengamanan | 3 Comments »