Pengamanan Informasi dan Kriptografi

Menambah khasanah bacaan kriptologi dan pengamanan informasi bagi masyarakat Indonesia

  • Card Recovery Professional

    Recover Lost Or Deleted Files In 3 Steps. 100% Risk Free! Support All Camera Memory Card, Such As Sd Card, Xd Card, Cf Card, Etc. Support All Camera Brands And Almost All Raw File Formats.

  • Instant Wordpess Theme To Match Your Existing Website Design!

    World's First Automatic And Online HTML To Wordpress Converter. Theme Matcher Uses A Regular Site To Instantly And Effortlessly Create A Matchcing Wordpress Theme.

  • Laptop Repair Made Easy

    Laptop Repair Made Easy Is A Complete High Definition Video Series On How To Repair Laptops For Fun Or Profit. Laptop Repair Is A Huge Multi-billion Industry & That Means Lot Of $$$ For You

  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya

  • Arsip

  • Agustus 2006
    S S R K J S M
        Sep »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Blog Stats

    • 396,300 hits
  • Pengunjung

Penyadapan di Kedutaan Indonesia di luar negeri

Posted by hadiwibowo pada Agustus 3, 2006

Akhir-akhir ini berita penyadapan kembali muncul di media massa Indonesia dan kembali mendapat respon yang heboh karena kasus ini diumumkan oleh anggota Komisi I DPR RI. Dan bobot kehebohannya semakin tinggi lantaran pengumuman itu adalah hasil rapat rahasia antara DPR dengan Lembaga Sandi Negara.

Apa sih penyadapan itu ?

Penyadapan adalah suatu kegiatan memata-matai dengan cara mencuri dengar (nguping/eavesdropping) dari satu pihak ke pihak lain menggunakan alat-alat tertentu yang dikendalikan dari jarak jauh.

Alat-yang digunakan untuk menyadap ada bermacam-macam jenis dan disesuaikan dengan targetnya. Jaman sekarang, alat yang dipakai adalah kamera kecil tanpa kabel, microfon kecil tanpa kabel dan penangkap gelombang.

Alat tersebut dapat diletakkan ditempat-tempat strategis seperti kap lampu, steker listrik, sentral telepon, gagang (hand-set) telepon, bunga pajangan di meja kerja, patung hiasan, dll.

Dalam novel the Da Vinci Code, tehnik penyadapan digambarkan secara jelas : di meja Sauniére, kurator seni yang terbunuh, terdapat sebuah patung hadiah dari Teabing, kesatria Inggris yang amat mencintai seni, dimana dalam tubuh patung tersebut telah diletakkan alat sadap. Alat sadap tersebut dikendalikan dari rumah Teabing oleh pembantu setianya Rémi Legaludec. Teabing meletakkan alat sadap tersebut untuk mendapatkan informasi tentang Holly Grail yang rahasianya dipegang erat oleh Sauniére.

Mengapa Kedutaan kita terus menerus menjadi target penyadapan ?

Kegiatan intelijen penyadapan di kedutaan-kedutaan asing di berbagai negara adalah hal yang biasa. Kegiatan tersebut bisa dilakukan oleh negara tuan rumah maupun oleh kedutaan asing lainnya di negara itu, bahkan juga oleh kelompok-kelompok tertentu di negara itu.

Pada masa perang dingin, kegiatan intelijen penyadapan telah menjadi cerita dan bahan pelajaran didalam kelas. Setelah perang dingin berakhir kegiatan penyadapan masih terus berlangsung, bahkan dengan intensitas yang makin tinggi. Yang membedakan penyadapan dulu dan sekarang adalah peruntukan informasi yang diperoleh.

Saat perang dingin motif utamanya didominasi oleh politik dan ideologi, sedangkan era setelah perang dingin motifnya lebih beragam baik ekonomi, politik, ilmu pengetahuan, teknologi dan lain sebagainya, yang semuanya bermuara pada kepentingan nasional masing-masing negara.

Penyadapan dan usaha penyadapan di kedutaan kita di luar negeri seharusnya tidak disikapi dengan heboh, apalagi hanya untuk konsumsi politik saja. Karena selain tentu akan disangkal oleh negara yang tertuduh, juga menimbulkan lubang kerawanan lain. Lebih berbahaya lagi bila dalam polemik tentang penyadapan, pejabat-pejabat negara membeberkan usaha pengamanan yang telah dilakukan.

Bagaimana menangkal/mencegah penyadapan ?

Meminta berhenti melakukan kegiatan penyadapan kepada pihak lain yang diduga pelakunya sangatlah mustahil. Yang dapat dilakukan adalah mencegah terjadinya penyadapan itu. Dan/atau membuat hasil penyadapan, berupa data/informasi, yang diperoleh pihak penyadap tidak dapat digunakan.

Penyadapan dapat dicegah dengan cara :

1) dilakukan scanning secara berkala baik manual (dengan mata dan tangan) maupun menggunakan alat-alat scan misalnya detektor, pada gedung, ruang kerja, ruang-ruang sensitif, telepon, LAN, komputer dan lain-lain yang potensial untuk diletakkan alat sadap.

2) menjaga untuk tidak melakukan pembicaraan rahasia dengan sarana-sarana umum misalnya telepon umum, juga tidak melakukan korespondensi rahasia menggunakan e-mail umum seperti yahoo, hotmail, lycos dan sebagainya.

3) menggunakan sarana kriptografi yang baik dan telah teruji kehandalannya oleh instansi yang kompeten (Lembaga Sandi Negara).

4) disiplin dari para pejabat pembuat, pengguna dan penyimpan data/informasi rahasia dalam mematuhi prosedur pengamanan dan kerahasiaan informasi.

Komitmen

Pengamanan data dan informasi rahasia adalah sebuah proses yang terus menerus harus dilakukan sampai data dan informasi tersebut dinyatakan tidak rahasia lagi. Terkadang proses pengamanan ini membuat sistem berjalan lebih lambat dan merepotkan, sehingga banyak sekali pejabat pemerintah yang abai dalam hal ini.

Sesungguhnya penyadapan yang lebih berbahaya dan tidak disadari adalah “merasa aman”. Hal inilah yang menjadikan para pejabat pembuat, pengguna dan penyimpan informasi itu tidak memperhatikan lagi proses pengamanan.

Tidak mengumumkan hasil scanning penyadapan merupakan proses pengamanan, sebab mengumumkan hal tersebut akan merusak sistem pengamanan yang telah dijalankan.

Akhirnya menjadi pertanyaan apa motif dari pengumuman penyadapan oleh Anggota Komisi I DPR RI. Bukan tidak mungkin yang bersangkutan secara tidak sadar telah dijadikan agen binaan oleh pihak lain. -antz-

pc pandoraUltimate Surveillance Software. Records All Web Sites Visted, All Keystrokes Typed, All Incoming And Outgoing E-mails.

6 Tanggapan to “Penyadapan di Kedutaan Indonesia di luar negeri”

  1. nurilla7 said

    Hihihih,, serasa kuliah intelijen..:mrgreen:

  2. febiant said

    salut aku emang paling suka yang aneh – aneh

  3. bakron 75 said

    bravo…mas hadi…

  4. suci said

    aduh bahan tulisan u artikel lengkap deh..he2, makasi ya pak hadi

  5. dhanie said

    waduh…bagus nih bahannya, kejadiannya kapan ya mas ini?

    kalo berkenan saya mau nambahin dikit nih utk bagian “Bagaimana menangkal/mencegah penyadapan ?”, yaitu dengan menyewa tenaga ahli TSCM (Technical Surveillance Countermeasure).

    setau saya ada koq TSCM provider di Indonesia…memang tarif nya agak tinggi, namun alat yang digunakan juga harganya puluhan ribu dollar dan apabila dibandingkan dengan resiko kehilangan dokumen atau pembicaraan penting…tarif itu jadi terasa murah.

  6. […] pemberitaan tentang penyadapan ikut mempopulerkan kriptografi kepada masyarakat Indonesia. Walaupun kriptografi bukanlah hal […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: